alfira Mahasiswi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jakarta Selatan yang saat ini fokus di menjadi beauty content writer.

Perkembangan UMKM Di Tengah Situasi Pandemi Covid-19

2 min read

Perkembangan UMKM di Indonesia Falabelle

Perkembangan UMKM di Indonesia pada tengah situasi pandemi Covid-19 mengalami perubahan yang cukup drastis. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan suatu usaha produktif yang dikelola oleh perorangan ataupun badan usaha mikro. UMKM menurut pandangan awam mungkin hanya sekedar usaha warung atau usaha kecil lainnya, padahal UMKM ini terbagi menjadi tiga golongan atau tiga kriteria loh.  Tiga kriteria UMKM yaitu :

Baca juga : Trend bisnis kecantikan terus meningkat per tahun 

1. Usaha kecil

Usaha kecil adalah usaha produktif ekonomi yang dilakukan secara perorangan atau badan usaha  yang tidak termasuk anak perusahan atau pun cabang perusahaan yang  dikuasai atau dimiliki. Contoh dari usaha kecil diantaranya : minimarket, koperasi dan industri kecil. Usaha Kecil mempunyai kekayaan bersih dengan jumlah lebih dari 50 Juta Rupiah dan paling banyak 500 Juta Rupiah, tidak termasuk bangunan tempat usaha dan tanah.

 

2. Usaha menengah

Usaha menengah adalah usaha produktif ekonomi yang dilakukan secara perorangan  yang tidak termasuk anak perusahan, cabang perusahaan atau pun usaha kecil yang  dikuasai atau dimiliki dengan hasil penjualan tahunan. Contoh dari usaha menengah diantaranya : usaha perkebunan, ekspedisi, perdagangan impor dan ekspor. Usaha Menengah mempunyai kekayaan bersih dengan jumlah lebih dari 500 Juta Rupiah dan paling banyak 10 Milyar Rupiah tidak termasuk bangunan tempat usaha dan tanah.

 

3. Usaha mikro

Usaha mikro adalah usaha produktif ekonomi yang dilakukan oleh badan  usaha dengan hasil dan jumlah kekayaan tahunan lebih besar dari usaha menengah.  Contoh dari usaha mikro diantaranya : warung nasi, peternak lele, dan tukang cukur. Usaha Mikro mempunyai kekayaan bersih dengan jumlah paling banyak 50 Juta Rupiah dimana tidak termasuk bangunan tempat usaha dan tanah.

Baca juga : Situasi UMKM di Indonesia pada saat pandemi  

Sejak bulan maret 2019 Virus covid-19 mulai memasuki Indonesia. Hal ini  berdampak pada segala sektor salah satunya sektor ekonomi. Dimana para pemilik usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengalami banyak kerugian karena menurunya  daya beli masyarakat. Selain itu, banyak UMKM yang nyaris gulung tikar karena modal usaha yang semakin menipis.

 

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa UMKM Indonesia terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Jumlah UMKM di Indonesia pada tahun 2010 berkisar 52 juta dan pada tahun 2018 menjadi sekitar 64 juta. Secara garis besar,  UMKM menjadi kontributor terbesar dalam  PDB atau produk domestik bruto.

 

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seharusnya menjadi suatu hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah Indonesia. Perkembangan UMKM di Indonesia di masa pandemi covid-19 saat ini sedang tidak berada diposisi yang baik-baik saja. Krisis ekonomi para UMKM menjadi ancaman bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan bantuan dan pembinaan bagi para UMKM agar tetap terus bertahan dan survive di masa pandemi covid-19.

 

Saat ini pemerintah memberikan solusi yang cukup membantu para pemilik UMKM di Indonesia. Pemerintah memberikan bantuan dana melalui program bantuan presiden (Banpres) atau bantuan langsung tunai (BLT) dengan uang tunai sebesar 2,4 juta rupiah. Cara mendaftarnya hanya dengan mengajukan ke dinas koperasi sesuai daerahnya masing-masing dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Bantuan lainnya yang diberikan oleh pemerintah kepada UMKM di Indonesia yaitu listrik gratis. Program ini diberikan bagi para industri dan bisnis kecil yang berlangganan  sebesar B1 450 VA dan I1 450 VA. Namun, program ini hanya berlaku sampai bulan desember tahun 2020.

Baca juga : Cara daftar UMKM dengan mudah 

Bantuan pemerintah tidaklah cukup untuk membantu para teman-teman UMKM. Sebaiknya kita yang bisa membangkitkan para teman-teman UMKM supaya UMKM di Indonesia tetap bertahan dan terus berkembang di tengah situasi pandemi covid-19 saat ini.

Yuk, gunakan produk dan dukung teman-teman UMKM di sekitar kita demi Indonesia yang lebih maju!.

Comments

comments

alfira Mahasiswi Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Jakarta Selatan yang saat ini fokus di menjadi beauty content writer.